Bayi sehat dambaan semua orangtua

Tips Memilih Susu Bayi

memilih susu bayiTidak semua ibu dapat memberikan ASI secara sempurna pada bayinya, kondisi-kondisi tertentu dapat mendorong ibu untuk memberikan susu formula sebagai pendamping atau bahkan sebagai pengganti ASI. Urusan memilih susu formula untuk bayi terkadang membuat para ibu kebingungan, bagaimana tidak, sekian banyak merek dan jenis susu bayi hadir di pasaran. Ditambah lagi menariknya iklan-iklan susu di media masa dari yang super ekonomis sampai yang selangit harganya. Jadi, bagaimana sebenarnya cara menentukan pilihan yang terbaik bagi buah hati dalam memilih susu? Beberapa saran berikut semoga bisa memberikan bantuan bagi para ibu dalam memilih susu bayi.

Usia bayi dan nutrisi dalam susu formula.
Tak ada gading yang tak retak, agaknya ini juga berlaku bagi susu bayi, karena tidak ada satupun produk susu yang mengandung nutrisi lengkap dan sempurna sebagaimana ASI. Pilihlah susu yang mengandung nutrisi-nutrisi paling dibutuhkan oleh bayi sesuai usianya, agar sesuai dengan kebutuhan bayi. Pilihan terbaik adalah susu formula yang mengandung unsur-unsur penting paling mendekati air susu ibu seperti yang mengandung AHA, LA, ARA, atau DHA. Selain itu hindari susu yang mengandung gula tambahan karena penggunaan jangka panjang akan menyebabkan bayi kelebihan kalori yang berpotensi obesitas. Kelebihan kalori akibat gula juga memberikan masalah tersendiri bagi anak hiperaktif, karena akan membuat ia semakin berenergi dan sulit terkontrol aktifitas maupun emosinya.

Pahami respon bayi.
Berikan susu formula secara bertahap, kemudian amati bagaimana si kecil meresponnya. Jika muncul respon yang baik maka pemberian dapat diteruskan. Tetapi jika muncul respon yang tidak baik seperti diare, konstipasi (sulit buang BAB), muntah, atau ruam kemerahan di kulit sebaiknya pemberian susu dihentikan dulu. Pahami apa yang membuat bayi mengalami hal tadi. Ada beberapa bayi memiliki intoleransi terhadap protein susu sapi sebagai bahan dasar pembuat susu formula sehingga muncul reaksi alergi. Alergi terjadi karena sistem imun bayi keliru mengenali protein susu sapi sehingga menganggapnya sesuatu yang harus dilawan. Kemungkinan bayi alergi susu sapi lebih besar terjadi pada bayi yang lahir dari ibu vegetarian. Jika muncul kondisi demikian, ibu dapat menggantinya dengan alternatif lainnya yaitu susu berbahan dasar kedelai atau susu kambing.

Jangan berganti-ganti susu formula.
Jika ibu telah menemukan merek susu formula yang cocok untuk si kecil, sebaiknya hindari bergonta-ganti merek susu tanpa alasan yang jelas karena dapat mengganggu sistem pencernaan bayi. Tetapi mengganti suatu jenis susu bayi disarankan jika bayi terlihat lemas karena kemungkinan susu yang ia konsumsi tidak mengndung zat besi yang mencukupi. Atau jika terjadi hal lain seperti diare, muntah, rewel terus-menerus atau mengalami gangguan kulit.

 

One comment

  1. memey /

    anak saya minum susu nutrilon 1 tapi buang air besar nya 2x sehari apa itu kostipasi????

Leave a Reply

PRIVACY POLICY