Bayi sehat dambaan semua orangtua

Persiapan Menyusui

Menyusui merupakan kegiatan utama bagi ibu setelah melahirkan. Bagi wanita yang baru pertama kali menyusui tentu ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Tidak sedikit para wanita yang ragu-ragu untuk menyusui bayinya karena rasa sakit pada payudara saat pertama kali menyusui atau kurang percaya diri apakah dirinya mampu menyusui bayi.

Oleh sebab itu hendaknya wanita yang akan melahirkan mengetahui apa saja persiapan menyusui yang harus dilakukan dan mempelajari cara menyusui yang benar. Karena persiapan menyusui tidak hanya ketika bayi sudah lahir saja, tetapi sejak wanita mengandung bayinya.

Ada beberapa persiapan menyusui yang harus diketahui bagi ibu menyusui:

  1. Rawat puting susu sejak bayi masih dalam kandungan. Bersihkan puting susu dari kotoran yang menyumbat dengan air hangat dan kain yang lembut. Jangan mencuci puting susu dengan sabun, karena akan membuat kering. Berilah minyak zaitun atau baby oil untuk membersihkannya dan membuatnya lembab. Jika puting susu kering atau retak berilah krim antiseptik supaya tidak terjadi infeksi jika terluka.
  2. Pijat payudara dengan lembut dari arah pinggir menuju puting susu. Lakukan hal ini ketika akan mandi supaya kotoran yang menyumbat hilang serta dapat melancarkan peredaran darah. Lebih baik lagi jika pemijatan menggunakan handuk yang hangat.
  3. Jika puting susu masuk ke dalam, keluarkan puting susu lalu peganglah dengan dua jari lalu putar-putar ke kanan dan ke kiri. Lakukan dengan rutin supaya puting susu dapat lebih keluar.
  4. Mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) sejak hamil supaya ASI yang diproduksi cukup lancar. Sehingga ibu dapat segera menyusui bayinya sesaat setelah melahirkan. Banyak sayur dan buah yang merangsang produksi ASI seperti daun katuk.
  5. Sesaat setelah melahirkan mintalah dokter atau perawat untuk meletakkan bayi di atas dada ibu dengan posisi tengkurap. Paskan mulut bayi payudara ibu, lalu biarkan bayi mencari sendiri puting susu ibu. Tidak masalah jika bayi tidak dapat menemukannya, yang penting adalah bayi telah berusaha untuk mencari puting susu. Alangkah baiknya jika bayi dapat menemukan dan menghisap kolustrum meskipun sedikit. Cara ini diyakini oleh sebagian orang dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan melatih bayi untuk berusaha mendapatkan apa yang dibutuhkannya.
  6. Ketika akan menyusui terapkan cara menyusui yang benar. Sebelum menyusui pijat lembut payudara dengan gerakan memutar dan ke arah puting. Keluarkan sedikit ASI untuk memeriksa seberapa deras Asi yang memancar sera menghilangkan kotoran yang ada di puting susu. Untuk pertama kali menyusui jangan terlalu lama, tetapi cukup beberapa menit saja namun berkali-kali supaya puting susu tidak terasa sakit atau lecet.
  7. Menyusui bayi hendaknya tidak ditentukan waktunya, tetapi kapanpun bayi membutuhkan hendaknya diberi. Kecuali bayi yang tidak suka merengek ketika lapar dan cenderung diam saja. Untuk bayi tipe ini hendaknya ibu cermat memperkirakan kapan bayinya merasa lapar dan haus.
  8. Siapkan mental untuk menyusui bayi sejak hamil. Harus ada kemauan dan optimisme bahwa dirinya mampu memberikan ASI untuk bayinya.

Leave a Reply

PRIVACY POLICY