Bayi sehat dambaan semua orangtua

Berbagai Manfaat Kolostrum Bagi Bayi

Kolostrum merupakan cairan seperti susu, berwarna kekuningan dan diproduksi pada tahap akhir kehamilan. Kolostrum ini terdapat dalam asi ibu terutama di hari pertama hingga hari keempat setelah melahirkan. Manfaatnya sangat banyak bagi perkembangan sang bayi. Oleh sebab itu, penting sekali memberikan asi eksklusif terutama pada masa dimana terdapat kolostrum.

Kolostrum sendiri mengandung tiga hal penting yang utama yakni zat-zat untuk imunitas, pertumbuhan dan nutrisi bagi bayi. Sebagai imunitas, kolostrum mengandung zat antibody untuk melindungi bayi dari penyakit bahkan penyakit yang pernah diderita oleh ibunya. Zat imunitas yang terutama adalah immunoglobulin yang bisa mencegah dan melawan bakteri, virus, jamur dan racun. Immunoglobulin disebut juga IgA berperan sebagai pelindung di area yang mudah terserang bakteri yakni di selaput paru-paru, usus dan tenggorokan. IgA juga bermanfaat untuk menambal lubang pada usus bayi yang belum terbentuk sempurna. Selain itu, kolostrum mengandung sel darah putih yang dapat melawan bakteri dan virus.

Kolostrum berperan sebagai pendorong pertumbuhan yang baik untuk bayi. Manfaatnya adalah mampu meningkatkan sistem metabolism tubuh bayi, merangsang hormon pertumbuhan, memperbaiki dan meningkatkan perkembangan jaringan tubuh. Mencukupi kebutuhan nutrisi bayi adalah manfaat yang lain. Kolostrum mengandung berbagai macam vitamin dan mineral seperti vitamin A, B12, C, D dan E serta asam amino dan enzim yang dibutuhkan untuk bayi bertumbuh.

Enzim yang terkandung di dalamnya juga terdapat dalam asi ibu, yang mana akan sangat berguna untuk pencernaan. Dengan enzim tersebut, bayi mampu dan menjadi mudah untuk mencerna nutrisi didalamnya. Selain itu, kandungan lainnya adalah kalsium, protein, dan juga karbohidrat. Selain membuat bayi merasa kenyang, kandungan lemaknya juga rendah. Hal ini baik untuk bayi karena memang bayi yang baru lahir tidak bisa dengan mudah mencerna lemak.

Memberikan kolostrum dalam asi ibu juga bermanfaat untuk membantu pencernaan dan mengeluarkan tinja bayi. Hal ini karena ada kandungan obat pencahar yang dapat mendorong keluarnya mekonium yang dapat menjadi racun di pencernaan. Selain mengeluarkan mekonium, juga mengeluarkan kelebihan bilirubin. Bilirubin ini jika tidak dikeluarkan dapat menyebabkan bayi menjadi kuning.

Kolostrum lebih baik daripada asi ibu, karena lebih kaya nutrisi. Antibodi yang terkandung di dalamnya lebih tinggi konsentrasinya daripada yang terkandung dalam asi ibu. Selain itu kadar protein yang dikandung kolostrum juga lebih tinggi daripada asi eksklusif.

Mengingat berbagai manfaat yang terkandung dalam kolostrum maka maksimalkan pemberiannya pada bayi Anda. Jumlah kolostrum sangat terbatas, oleh sebab itu sangat penting untuk langsung memberikan asi begitu bayi lahir. Dengan langsung mensusukan bayi dapat pula mendorong produksi asi sehingga kolostrum yang mungkin terserap bayi juga makin banyak. Setelah kurang lebih 1 sampai 2 minggu, kolostrum akan berubah menjadi asi eksklusif.

Leave a Reply

PRIVACY POLICY