Bayi sehat dambaan semua orangtua

Imunisasi MMR: Apa, Kenapa, dan Kapan Diberikan?

imunisasi bayi mmrMMR merupakan singkatan dari Measles Mumps Rubella. Fakta medis menunjukkan bahwa ketiga jenis penyakit itu masih eksis dan terus mengancam pertumbuhan bayi hingga sekarang. Measles adalah penyakit campak yang disebut juga dengan morbili atau rubeola, yaitu penyakit infeksi serius yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini ditandai dengan gejala klasik demam, batuk, pilek, konjungtifitas atau mata merah, dan ruam kemerahan di kulit. Jika bayi terserang penyakit ini, maka komplikasi yang bisa menyertainya adalah diare, infeksi paru, dan radang akut pada otak. Sementara mumps adalah penyakit gondong yang identik dengan pembengkakan leher, yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini masih banyak ditemui di hampir seluruh belahan dunia. Dan Rubella adalah istilah lain untuk campak Jerman, yaitu infeksi yang disebabkan virus rubella. Penyakit rubella hampir mirip dengan rubeola/mumps, hanya saja memiliki dampak buruk yang lebih ringan. Rubella yang ditandai dengan bercak-bercak merah di kulit bayi biasanya hanya berlangsung selama tiga hari, dan akan segera membaik.

Sudah sejak lama penggunaan imunisasi MMR terbukti mampu menurunkan jumlah penderitanya. Imunisasi yang ditujukan untuk menghasilkan imunitas bayi terhadap ketiga penyakit ini mulai dilisensikan sejak tahun 1971. Vaksin ini dihasilkan dari kombinasi 3 jenis virus penyebab penyakit MMR yang sudah dilemahkan. Imunisasi bayi ini dilakukan melalui suntikan di bawah kulit, dan direkomendasikan untuk dilakukan pada anak sebanyak dua kali yaitu pada usia 16 bulan dan 6 tahun dengan dosis 0,5 ml setiap suntikan. Riset menunjukkan bahwa 80% dari jumlah bayi penerima vaksin memiliki imunitas setelah suntikan pertama. Dan suntikan kedua memberikan hasil kekebalan tubuh yang baik pada bayi- bayi yang tidak merespon suntikan pertama.

Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa imunisasi MMR memiliki tingkat keamanan yang baik. Setelah melalui penelitian dan uji keamanan, WHO secara penuh merekomendasikan dan mendukung penggunaan vaksin ini untuk imunisasi bayi. Efek samping yang biasanya muncul pasca imunisasi hanya berupa ruam kemerahan pada kulit dan sedikit demam.

Leave a Reply

PRIVACY POLICY